Bahasa Indonesia
English
You are here
Move, Heal, Repeat: Aksi Mahasiswa IKOR UNY Bantu Anak-Anak Pasca Bencana Untuk Bangkit Kembali
Primary tabs
Sleman, 20 Februari 2026 – Empat mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta, yaitu Muhammad Rafi Pratama, Aldy Pramudya, Naswa Khoirunnisa, dan Raditya Akbar, melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemanusiaan di Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Samudera yang berlangsung pada 10 Januari hingga 4 Februari 2026. Program KKN dilaksanakan di dua wilayah, yaitu Kecamatan Bendahara dan Kecamatan Manyak Payed. Meski ditempatkan pada kelompok dan lokasi yang berbeda, keempat mahasiswa membawa misi yang sama, yaitu menerapkan ilmu keolahragaan sebagai sarana pemulihan fisik dan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak bencana banjir bandang. Berbekal konsentrasi keilmuan yang beragam, mulai dari manajemen olahraga, terapi olahraga, hingga kebugaran, para mahasiswa merancang program unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Ragam kegiatan yang dilaksanakan meliputi permainan olahraga tradisional, pengenalan program body weight training, edukasi self terapi untuk penyakit degeneratif, senam bersama, serta aktivitas olahraga seperti sepak bola dan bola voli. Seluruh kegiatan dirancang dengan pendekatan edukatif, rekreatif, dan partisipatif agar mudah diterima oleh masyarakat, khususnya anak-anak. Fokus utama program ini adalah menghadirkan trauma healing melalui aktivitas fisik yang menyenangkan dan membangun kebersamaan. Olahraga dipilih sebagai media pemulihan karena mampu membantu meningkatkan kebugaran tubuh, menumbuhkan rasa percaya diri, serta menciptakan suasana positif yang mendukung kesehatan mental. Melalui aktivitas yang terstruktur namun menyenangkan, anak-anak diajak kembali aktif bergerak, berinteraksi, dan menumbuhkan semangat baru setelah mengalami peristiwa bencana. Anak-anak mengikuti setiap aktivitas dengan penuh antusias, meskipun kondisi wilayah dan latar belakang masyarakat di setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda. Perbedaan tersebut justru memperkaya pengalaman pelaksanaan program serta menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi bahasa universal yang menyatukan semangat kebersamaan. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya keceriaan dan aktivitas fisik anak-anak yang terlibat. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman baru dalam berolahraga, tetapi juga menunjukkan kondisi fisik yang lebih bugar serta suasana emosional yang lebih positif. Kehadiran program ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk kembali merasakan kegembiraan, kebersamaan, dan rasa aman dalam lingkungan sosial mereka. Melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi dan penerapan ilmu keolahragaan di tengah masyarakat, kegiatan KKN Kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemulihan kesehatan fisik dan mental masyarakat terdampak bencana. Program ini sekaligus menegaskan peran strategis olahraga sebagai sarana edukasi, pemberdayaan, dan pemulihan sosial yang berkelanjutan.
Kontak Kami
Copyright © 2026,
