Bahasa Indonesia
English
You are here
Wujudkan Olahraga Inklusif, Mahasiswa PLK UNY Magang Ilmu Keolahragaan Rancang Aktivitas Fisik Adaptif di SLB Yapenas Yogyakarta
Primary tabs
Program magang untuk mahasiswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) harus dirancang secara komprehensif agar dapat memberikan dampak nyata bagi para siswa berkebutuhan khusus. Fokus utamanya bukan sekadar memberikan latihan fisik konvensional, melainkan bagaimana merancang Aktivitas Fisik Adaptif (AFA) yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan khusus para siswa, baik dari aspek kognitif, sensorik, maupun motorik. Melalui pendekatan adaptif ini, aktivitas olahraga yang dimodifikasi secara kreatif dapat menjadi sarana terapi penunjang yang efektif untuk melatih motorik kasar, meningkatkan fokus, serta menyelaraskan koordinasi tubuh anak-anak di lingkungan sekolah luar biasa. Program perancangan Aktivitas Fisik Adaptif tersebut dilaksanakan melalui Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) UNY Magang oleh Jajang Nursamsi, Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta yang ditempatkan di SLB Yapenas Yogyakarta. Selama pelaksanaan program magang, mahasiswa melakukan berbagai tahapan kegiatan yang tersusun secara sistematis. Tahapan tersebut dimulai dari identifikasi karakteristik dan asesmen kebutuhan khusus para siswa, perancangan modul olahraga adaptif yang ramah anak, hingga pendampingan latihan fisik secara berkala serta evaluasi terhadap respons perkembangan motorik siswa di lapangan. Penempatan program aktivitas fisik ini dilakukan langsung di lingkungan sekolah agar proses pendampingan dapat berjalan lebih efektif dan mudah dipantau oleh para guru pendamping. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga melibatkan partisipasi aktif dari lingkungan sekolah agar metode latihan adaptif ini tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga dapat dipahami dan dilanjutkan secara mandiri oleh pihak sekolah setelah periode magang selesai dilaksanakan. Mahasiswa program PLK UNY Magang Program Studi Ilmu Keolahragaan, Jajang Nursamsi, menyampaikan bahwa perancangan Aktivitas Fisik Adaptif ini bertujuan untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya sport inklusif serta menciptakan solusi pembelajaran jasmani yang berkelanjutan bagi anak berkebutuhan khusus. "Melalui program Aktivitas Fisik Adaptif ini, kami ingin membantu para siswa di SLB Yapenas Yogyakarta agar mereka dapat bergerak dengan aman dan nyaman, sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk merasakan manfaat kebugaran secara optimal," ujarnya. Program tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah. Salah satu guru mengungkapkan bahwa keberadaan program olahraga adaptif ini sangat membantu dalam menghidupkan suasana pembelajaran jasmani yang lebih interaktif dan tepat sasaran bagi kondisi siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan SLB Yapenas Yogyakarta dapat terus melanjutkan metode Aktivitas Fisik Adaptif secara mandiri sehingga kualitas kebugaran dan tumbuh kembang anakanak di lingkungan sekolah menjadi lebih baik dan berkelanjutan. Program perancangan Aktivitas Fisik Adaptif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pemanfaatan olahraga adaptif untuk menjaga kesehatan fisik dan mental anak berkebutuhan khusus, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui upaya menciptakan sistem pendidikan jasmani yang inklusif dan ramah disabilitas, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui pemenuhan hak akses aktivitas fisik yang setara bagi penyandang disabilitas di lingkungan masyarakat.
Kontak Kami
Copyright © 2026,
