Dr. Patricia Pawa Pitil Bahas Integrasi Olahraga dan Pendekatan Acceptance-Based untuk Kesehatan Holistik

Sleman, 16 September 2026 — Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali memperkuat komitmennya dalam mengembangkan wawasan akademik dan keilmuan di bidang olahraga dan kesehatan melalui kegiatan kuliah tamu yang menghadirkan Dr. Patricia Pawa Pitil sebagai pemateri. Kegiatan yang dilaksanakan pada 26 September 2026 tersebut mengangkat tema “Healthy Body, Flexible Mind: Integrating Exercise and Acceptance-Based Approaches.” Dalam pemaparannya, Dr. Patricia Pawa Pitil membahas pentingnya pendekatan yang terintegrasi antara kesehatan fisik dan fleksibilitas psikologis dalam mendukung kualitas hidup individu. Menurutnya, aktivitas fisik tidak hanya memberikan manfaat terhadap kebugaran dan kesehatan tubuh, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan individu untuk menghadapi berbagai tuntutan, perubahan, dan tantangan kehidupan. Melalui tema Healthy Body, Flexible Mind, peserta diajak memahami bahwa upaya menjaga kesehatan tidak cukup hanya berorientasi pada aspek fisik. Kondisi psikologis dan kemampuan seseorang dalam menerima pengalaman, mengelola pikiran serta emosi, dan tetap menjalankan aktivitas yang bermakna juga menjadi bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Dr. Patricia menjelaskan bahwa pendekatan acceptance-based dapat diintegrasikan dalam konteks aktivitas fisik dan olahraga. Pendekatan tersebut menekankan kemampuan individu untuk menerima pengalaman internal, termasuk pikiran, emosi, maupun sensasi tubuh, tanpa harus selalu menghindari atau melawannya. Dengan demikian, individu diharapkan mampu membangun hubungan yang lebih adaptif dengan pengalaman yang muncul selama menjalankan aktivitas fisik. Integrasi antara olahraga dan pendekatan acceptance-based juga memiliki relevansi dalam pengembangan intervensi kesehatan yang lebih komprehensif. Aktivitas olahraga dapat dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas fisik, tetapi juga untuk mendukung kesadaran diri, regulasi emosi, dan fleksibilitas psikologis. Pendekatan ini membuka peluang bagi tenaga pendidik, praktisi olahraga, maupun tenaga kesehatan untuk mengembangkan program yang memperhatikan kebutuhan individu secara lebih utuh. Kegiatan ini mendapat perhatian dari peserta karena memberikan perspektif yang lebih luas mengenai hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental. Materi yang disampaikan juga memberikan pemahaman bahwa olahraga dapat ditempatkan sebagai salah satu bagian dari strategi untuk membangun pola hidup sehat sekaligus mendukung kesejahteraan psikologis.

Kegiatan kuliah tamu ini sekaligus menjadi bagian dari upaya FIKK UNY dalam memperkuat budaya akademik, memperluas jejaring keilmuan, serta mendorong pengembangan pendekatan interdisipliner dalam bidang olahraga dan kesehatan. Dengan integrasi antara healthy body dan flexible mind, olahraga diharapkan semakin dipahami sebagai bagian dari pendekatan holistik untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan individu.